Medical content

Kenali Cacar Api:  Diagnosis, Terapi, dan Pencegahan Komprehensif di Praktik Klinik 

Herpes Zoster (HZ), yang juga dikenal sebagai cacar api, merupakan reaktivasi virus varicella-zoster (VZV) laten pada ganglia sensoris, yang sebelumnya menyebabkan varicella (cacar air). Reaktivasi cacar api biasanya terjadi pada individu usia lanjut atau dengan penurunan imunitas.

Kenali cacar api sejak dini dapat membantu proses penyembuhan, karena cacar api dianggap sebagai penyakit yang sering terabaikan, namun bisa berdampak serius terutama pada kelompok rentan.

Epidemiologi

Manifestasi Klinis

Varian klinis

Kenali cacar api dari gejala khasnya: nyeri lokal yang intens disusul ruam pada satu sisi tubuh. Berikut jenis cacar api :

  1. Herpes zoster ophthalmicus 

Herpes Zoster (cacar api) yang mengenai cabang pertama (n. nasociliaris) dari nervus trigeminus (n. kranial V)—yaitu saraf yang mempersarafi area mata dan sekitarnya.

Ciri khas Herpes Zoster Ophthalmicus:

  1. Herpes zoster oticus (Ramsay Hunt syndrome)  

bentuk cacar api (Herpes Zoster) yang terjadi akibat reaktivasi virus varicella-zoster di ganglion genikulat dari saraf fasialis (nervus VII cranialis), yang mempersarafi wajah dan telinga.

Ciri khas Ramsay Hunt Syndrome:

  1. Zoster sine herpete 

Zoster sine herpete adalah bentuk atipikal dari Herpes Zoster (cacar api) yang terjadi tanpa munculnya ruam atau lesi kulit, namun tetap disertai nyeri neuropatik yang khas pada satu sisi tubuh sesuai distribusi dermatom.

Ciri khas Zoster sine herpete:

Diagnosis Klinis Cacar Api

Diagnosis klinis cacar api berdasarkan distribusi dermatomal dan karakteristik lesi.

Pemeriksaan penunjang (jika diperlukan):

Penatalaksanaan

1. Antiviral

Efektivitas pemberian antivirus maksimal jika diberikan <72 jam sejak onset lesi, dapat menurunkan durasi ruam dan risiko Postherpetic Neuralgia jika diberikan dini.

2. Analgesik

3. Kortikosteroid oral

  1. Antibiotik 

Pencegahan

Komplikasi

Algoritma

image

Referensi

  1. Gagliardi AMZ et al. Vaccines for preventing herpes zoster in older adults. Cochrane Database. 2019. 
  1. Indonesian Dermatology Association – Pedoman Praktik Klinis HZ 2023. 
  1. Strezova A, et al. Open Forum Infect Dis. 2022;9(10);ofac485; 5. CDC. Shingles vaccine Recommendations. 2024;  
  1. Patil A, Goldust M, Wollina U. Viruses. 2022;14(2):192. 
  1. Cunningham AL, et al. New Engl J Med.2016;375(11):1019-32.  
  1. PAPDI. Jadwal Imunisasi Dewasa; 2025 



Tentang Docquity

Docquity adalah komunitas dokter Terpercaya di Asia. Melalui jaringan pembelajaran berkelanjutan berbasis AI yang aman dan terjaga privasi, Docquity menyajikan pengetahuan real-time dari ribuan dokter terverifikasi di seluruh dunia. Saat ini, Docquity memiliki lebih dari 400.000 dokter yang tersebar di enam negara di Asia.

Temukan para ahli dan rekan terpercaya se-Asia di mana Anda dapat mendiskusikan kasus klinis dengan aman, mendapatkan wawasan terbaru dari webinar dan jurnal penelitian, serta mendapatkan kredit CME/CPD melalui kursus bersertifikat dari Docquity Academy. Akses semuanya melalui kemudahan aplikasi mobile yang tersedia di platform Android & iOS!